Radicalism in the Digital Era: Transformation, Historical Sources, and Comprehensive Countermeasures

Authors

  • Vanes Septriani Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang Author
  • Junizar Suratman Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang Author

Keywords:

Radicalism, Digital Era, Countermeasures Strategy, Islamic Education, Religious Moderation, Tolerance

Abstract

This study aims to analyze the phenomenon of radicalism in Indonesia, tracing its historical sorces, identifying triggering factors, and formulating comprehensive countermeasures, including the central role of Islamic education in promoting religious moderation. Employing a qualitative literature review with a descriptive-analytical approach to academic journals and articles, this study found that radicalism is a complex product of historical, political, social, and technological factors. The results indicate that multicultural education within Islamic education is crucial for strengthening social tolerance, preventing radicalization, and building an inclusive society. This research contributes by providing a robust conceptual framework for understanding the dynamics of radicalism and highlighting the potential of Islamic religious education as a vital instrument for fostering moderate and inclusive religious understanding for more effective countermeasures.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdiyantoro, R., Botifar, M., & Ifnaldi, I. (2023). Optimalisasi Pembelajaran Abad 21 Melaui Penanaman Nilai-Nilai Moderasi Beragama: Sebuah Kajian Pada Pendidikan Agama Islam. PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam, 4(1), 130–139. https://doi.org/10.24127/profetik.v4i1.5083

Ali, M. N., Bakri, R., Aryuni, M., & Effendy. (2021). An Analysis of Psychological Dynamics and Factors Causing the Formation of the Radicalism Attitude Among University Students in Palu. Journal of Educational and Social Research, 11(6), 34. https://doi.org/10.36941/jesr-2021-0126

Alim, N., Pairin, P., Ikhsan, M., Samrin, S., & Syamsuddin, S. (2018). Singularitas Agama: Identifikasi Aliran dan Paham Radikal di Kendari. Al-Ulum, 18(2), 271–300. https://doi.org/10.30603/au.v18i2.487

Anggraini, S. N., Rahman, A., Martono, T., Kurniawan, A. R., & Febriyani, A. N. (2022). Strategi Pendidikan Multikulturalisme dalam Merespon Paham Radikalisme. Jurnal Jendela Pendidikan, 2(01), 30–39. https://doi.org/10.57008/jjp.v2i01.93

Ariany, F., Rohiyatun, B., & Garnika, E. (2024). Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Proses Pembelajaran Di Madrasah Tsanawiyah. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 4(1), 47–56. https://doi.org/10.51878/cendekia.v4i1.2764

Azhima, F., & Jannah, M. (2025). Analisis Faktor Psikologis Dalam Ketidaksesuaian Pemahaman Dan Pengamalan Ajaran Agama. PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 5(2), 442–450. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i2.5770

Aziz, A. A., Fuad, A. Z., Mas’ud, A., & Huda, I. W. A. U. (2023). Rasionalitas Epistemik dalam Pendidikan Islam dengan Perspektif Historis untuk Membangun Moderasi Beragama di Indonesia. Muslim Heritage, 8(1), 7–15. https://doi.org/10.21154/muslimheritage.v8i1.5846

Azra, A. (1993). Memahami Gejala Fundamental. Jurnal ‘Ulumul Qur’An, IV(3).

Badi’ati, A. Q. (2020). Santri, Jihad, Dan Radikalisme Beragama: Implikasi Atas Penafsiran Ayat Jihad. Kodifikasia, 14(1), 21–42. https://doi.org/10.21154/kodifikasia.v14i1.1802

Bariyah, K., Sari, D. A. L., Suryanti, E. W., & Damayanti, N. W. (2024). Peringatan Sumpah Pemuda Sebagai Salah Satu Wujud Penanaman Nilai Cinta Tanah Air Dan Bangsa Di Lingkungan SDN Tunggulwulung 2 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 255–263. https://doi.org/10.51878/community.v4i2.4183

Bransika, D. M. I., Hendri, N., Rozi, S., & Hanani, S. (2025). Penerapan Moderasi Beragama Melalui Pendidikan Toleransi Di Sma Negeri (SMA N) 12 Merangin. LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(3), 1158–1166. https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.6617

Diniaty, A., Susilawati, S., Zarkasih, Z., & Vebrianto, R. (2021). Penggunaan Media Sosial Dan Pemahaman Tentang Radikalisme Di Kalangan Pelajar Muslim. Jurnal Psikologi, 17(1), 70–82. https://doi.org/10.24014/jp.v17i1.10897

Elwardiansyah, M. H., Muspawi, M., Rahman, K. A., & Ali, R. M. (2025). Kebutuhan untuk Pembaharuan Pendidikan di Sekolah Islam: Tantangan, Perubahan Sosial, dan Landasan Kebutuhan. LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(3), 1300–1313. https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.6638

Faiqah, N., & Pransiska, T. (2018). Radikalisme Islam Vs Moderasi Islam: Upaya Membangun Wajah Islam Indonesia Yang Damai. Al-Fikra Jurnal Ilmiah Keislaman, 17(1), 33–56. https://doi.org/10.24014/af.v17i1.5212

Farchan, Y., & Kusumoningtyas, A. A. (2023). Fake Radicalism dan Tantangan Baru Demokrasi Indonesia (Studi Kasus Laporan GAR ITB Terhadap Din Syamsudin ke KASN dan BKN). Ilmu Dan Budaya, 44(2), 102–110. https://doi.org/10.47313/jidb.v44i2.2647

Fauzi, M. N. (2021). Mengurai Paradigma Pemikiran Gerakan Islamisme dan Pos-Islamisme di Era Kontemporer. Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman, 32(1), 181–204. https://doi.org/10.33367/tribakti.v32i1.1396

Gani, A., Fattah, A., & Nasri, U. (2024). Social Media and Radicalization: The Latest Threat to Religious Moderation. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(1), 141–147. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i1.1869

Hafid, W. (2020). Geneologi Radikalisme Di Indonesia (Melacak Akar Sejarah Gerakan Radikal). Tafaqquh Journal of Islamic Law, 1(1), 31–48. https://doi.org/10.33096/altafaqquh.v1i1.37

Hakim, L. (2021). Deradikalisasi Pemahaman Keagamaan di Indonesia (Mempertimbangkan Wacana Islam Moderat dan Islam Nusantara). Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 23(1), 39–53. https://doi.org/10.22373/substantia.v23i1.8967

Hamid, A. (2022). Rehabilitation and Reintegration of Religion-Based Extremism-Terrorism Attitudes in a Moderation Frame. Jurnal Studi Sosial Keagamaan Syekh Nurjati, 2(2), 61–72. https://doi.org/10.24235/sejati.v2i2.21

Harianto, P.-. (2018). Radikalisme Islam dalam Media Sosial (Konteks; Channel Youtube). Jurnal Sosiologi Agama, 12(2), 297–326. https://doi.org/10.14421/jsa.2018.122-07

Hastangka, H., & Ma’ruf, M. (2021). Metode Pancasila dalam Menangkal Radikalisme. Jurnal Kewarganegaraan, 18(2), 115–129. https://doi.org/10.24114/jk.v18i2.23538

Hilal, F. F. (2023). Transformasi Gerakan Radikalisme Menuju Moderasi Beragama. KURIOSITAS: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan, 16(1), 77–90. https://doi.org/10.35905/kur.v16i1.6670

Ikhwan, M., Azhar, Wahyudi, D., & Alfiyanto, A. (2023). Peran Pendidikan Agama Islam dalam Memperkuat Moderasi Beragama di Indonesia. Realita: Jurnal Penelitian Dan Kebudayaan Islam, 21(1), 1–15. https://doi.org/10.30762/realita.v21i1.148

Ilyas, H., Fatmal, A. B., & Ahmad, L. O. I. (2025). Digital Jihad in Qur’anic Perspective: An Islamic Response to the Challenges of Cyberspace in the Age of Artificial Intelligence (AI). QOF: Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Tafsir, 9(2), 189–206. https://doi.org/10.30762/qof.v9i2.3091

Isabella, ‎, & Nofrima, S. (2024). Radicalism in the Digital Era: The Role of Digital Literacy in Preventing Propaganda in Indonesia. KnE Social Sciences, 273–282. https://doi.org/10.18502/kss.v9i18.16357

Islakh, A. N., Pujianto, P., & Adibah, I. Z. (2025). Peran Kepala Sekolah Dalam Pengembangan Kurikulum PAI Berbasis Multikultural. LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(2), 982–992. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.6440

Kepel, G. (2002). Jihad: Jejak Politik Islam. Penerbit I.B. Tauris.

Kurnia, D. (2021). Analisis Kritis Terhadap Gerakan Nasional Literasi Digital Dalam Perspektif Good Governance. Jurnal Academia Praja, 4(1), 107–133. https://doi.org/10.36859/jap.v4i1.321

Laqueur, W. (2001). Sejarah Terorisme. Penerbit Transaction.

Lestari, E. I., Hidayanti, S., Markhatun, R., Rahma, N., & Nisa, P. K. (2024). Pola Konsumsi Mahasiswa PMI 3A Terhadap Tayangan Politika Research And Consulting. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 4(4), 612–622. https://doi.org/10.51878/cendekia.v4i4.3971

Mahmuddin, M. (2015). Formalisme Agama Dalam Persfektif Gerakan Sosial: Prospek dan Tantangan di Masa Depan. Jurnal Diskursus Islam, 3(1). https://doi.org/10.24252/jdi.v3i1.194

Masyhar, A., Murtadho, A., & Sabri, A. Z. S. A. (2023). The Driving Factors for Recidivism of Former Terrorism Convicts in Socio-Legal Perspective. Journal of Indonesian Legal Studies, 8(1), 379–404. https://doi.org/10.15294/jils.v8i1.69445

Maulidyawanto, P., Ras, H., & Sambas, N. (2023). Penanganan Radikalisme Melalui Program Deradikalisasi sebagai Upaya untuk Mencegah Tindak Pidana Terorisme di Indonesia. Jurnal Hukum Lex Generalis, 4(2), 155–169. https://doi.org/10.56370/jhlg.v4i2.301

Mubarok, R., & Bakri, M. (2021). Membumikan Multikulturalisme Sebagai Upaya Pencegahan Sikap Radikalisme Beragama. Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 7(2), 252–266. https://doi.org/10.31943/jurnal_risalah.v7i2.178

Mudrikah, M., Pujianto, P., & Khasanah, U. (2025). Metode Penanaman Nilai Nilai Multikultural Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(4), 1698–1710. https://doi.org/10.51878/learning.v5i4.7509

Muthohirin, N. (2015). Radikalisme Islam dan Pergerakannya di Media Sosial. Afkaruna: Indonesian Interdisciplinary Journal of Islamic Studies, 11(2), 240–259. https://doi.org/10.18196/aiijis.2015.0050.240-259

Mutrofin, M., & Kharis, A. (2020). Deradikalisasi Kaum Remaja dalam Membendung Radikalisme Media Sosial. Jurnal Sosiologi Agama, 14(2), 273–290. https://doi.org/10.14421/jsa.2020.142-08

Naim, N. (2017). Deradikalisasi Berbasis Nilai-Nilai Pesantren Studi Fenomenologis Di Tulungagung. Akademika : Jurnal Pemikiran Islam, 22(1), 129–152. https://doi.org/10.32332/akademika.v22i1.560

Najamuddin, N. (2020). Strategi Dakwah dan Faktor Pengaruh. Tasamuh Jurnal Studi Islam, 12(1), 25–34. https://doi.org/10.47945/tasamuh.v12i1.236

Najib, Moch. A., Sulfikar, Bahruddin, U., & Amrullah, L. (2023). Movement Strategies Of Radical Groups In The Middle East: A Comparative Study Between ISIS And Al-Qaeda. Jurnal CMES, 16(2), 189–198. https://doi.org/10.20961/cmes.16.2.69357

Nasih, A. M., Darwis, & Hamid, A. (2023). Countering Islamic Radicalism among Indonesian University Students: An Investigation on Social Media Using LINE Official Account. Journal of Al-Tamaddun, 18(1), 179–192. https://doi.org/10.22452/JAT.vol18no1.15

Nuraeni, D., Ma’mur, I., Sa’ad, S., & Wasehudin, W. (2024). Internalisasi Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin Dalam Mata Pelajaran Akidah Akhlak Guna Menanamkan Sikap Moderat Dan Kebhinekaan (Studi di MAN 2 Kota Cilegon Boarding School). SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 4(3), 333–345. https://doi.org/10.51878/social.v4i3.3358

Nurhakim, M. (1998). Islam Doktrin, Pemikiran dan Realitas Historis. UMM Press.

Oktarini, D., Aliyah, A., & Ayu, C. (2025). Ilmu Keislaman Dan Tantangan Sosial Di Era Globalisasi. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(3), 1210–1222. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i3.6426

Oktaviani, S., & Yumitro, G. (2022). Radikalisme Sebagai Tantangan Demokratisasi Bangladesh. Jurnal Studi Diplomasi Dan Keamanan, 14(2), 48–67. https://doi.org/10.31315/jsdk.v14i2.5775

Prindani, A., & Syauqillah, M. (2025). Digital Pathways to Radicalization: Step to Terrorism with Understanding Social, Psychological, and Technological Dimensions of Terrorism in Indonesia. Salud Ciencia y Tecnología, 5(1), 2365. https://doi.org/10.56294/saludcyt20252365

Qodir, Z. (2018). Kaum Muda, Intoleransi, dan Radikalisme Agama. Jurnal Studi Pemuda, 5(1), 429–445. https://doi.org/10.22146/studipemudaugm.37127

Rahmawati, D., Yusuf, M., & Mubarok, M. (2024). Kerjasama Antar Ummat Beragama Dalam Bidang Pendidikan Untuk Mewujudkan Generasi Rahmatan Lil Alamin. LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(2), 174–187. https://doi.org/10.51878/learning.v4i2.2828

Rohman, S., & Nurhasanah, S. (2019). Paham Radikalisme Berdasarkan Perspektif Agama (Radicalism Based On Religious Perspective). Journal of Terrorism Studies, 1(1). https://doi.org/10.7454/jts.v1i1.1001

Roy, O. (2004). Globalized Islam: The Search for a New Ummah. Colombia University Press.

Sholikhah, Z., & Muvid, M. B. M. (2022). Konsep Islam Moderat Sebagai Alternatif Dalam Proses Penanggulangan Paham Radikal Di Indonesia. Al-Afkar, Journal For Islamic Studies, 115–128. https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v5i4.324

Sugiono. (2014). Memahami Penelitian Kualitatif. Alfabeta.

Sugiono, S. (2009). Lisan dan Kalam: Kajian Semantik Al-Qur’an. Sunan Kalijaga Press.

Supriadi, E. (2018). Measuring the Importance of Stemming Radicalism In the Decentralization Era of Democracy. MIMBAR : Jurnal Sosial Dan Pembangunan, 34(2), 292–300. https://doi.org/10.29313/mimbar.v34i2.3451

Suryan, S. (2017). Toleransi Antarumat Beragama: Perspektif Islam. Jurnal Ushuluddin, 23(2), 185–196. https://doi.org/10.24014/jush.v23i2.1201

Syaefudin, M. (2014). Reinterpretasi Gerakan Dakwah Front Pembela Islam (FPI). Jurnal Ilmu Dakwah, 34(2), 259–276. https://doi.org/10.21580/jid.v34.2.486

Syahrul. (2021). Integrating Pluralism and Multicultural Education to Prevent Radicalism at Universitas Muhammadiyah Kupang. Edukasia : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 16(1), 1–14. https://doi.org/10.21043/edukasia.v16i1.8285

Syandri. (2017). Al-Khawarij dan al-Murjiah, Sejarah dan Pokok Ajarannya. NUKHBATUL ’ULUM: Jurnal Bidang Kajian Islam, 3(1), 50–60. https://doi.org/10.36701/nukhbah.v3i1.23

Ummah, A. H. (2021). Religiusitas Perempuan Milenial Bercadar Di Tengah Fenomena Radikalisme-Terorisme. Harmoni, 20(1), 1–15. https://doi.org/10.32488/harmoni.v20i1.489

Washilah, Hamzah, A., & Aminah, S. (2025). Persepsi Siswa Mts Nurul Huda Desa Masaran Tahun Ajaran 2024/2025 Tentang Implementasi Nilai Kebhinekaan Tunggal Ika Dalam Kehidupan Sehari-Hari. SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(3), 1229–1239. https://doi.org/10.51878/social.v5i3.7035

Widhiarto, I. K. (2022). Persuasive Approach to Terrorist Organization Members through the Welfare and Investment of National Values. Ius Poenale, 3(1), 69–78. https://doi.org/10.25041/ip.v3i1.2552

Widyaningsih, R., Kuntarto, K., & Chamadi, M. (2019, November 26). Community-based Prevention of Radicalism: Psychosocial Perspective of Radicalism in Indonesia. Culture, Education, Linguistics and Literature. Proceedings of First International Conference on Culture, Education, Linguistics and Literature, CELL 2019, 5-6 August, Purwokerto, Central Java, Indonesia, Jawa Tengah. https://eudl.eu/doi/10.4108/eai.5-8-2019.2289786

Zamzamy, A. (2019). Menyoal Radikalisme Di Media Digital. Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam, 5(1), 13–29. https://doi.org/10.36835/dakwatuna.v5i1.318

Zaskia, A., Rahmawati, T. D., Aljanah, O. H., & Abdurrahmansyah, A. (2025). Era Digital: Mampukah Guru Membentuk Generasi Masa Depan? CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(1), 460–471. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i1.4657

Zuhdi, M. H. (2017). Radikalisme Agama Dan Upaya Deradikalisasi Pemahaman Keagamaan. Akademika : Jurnal Pemikiran Islam, 22(1), 199–224. https://doi.org/10.32332/akademika.v22i1.568

Zuhri, A. M. (2022). Ideologi Radikal dalam Islam: Doktrin Khawarij dalam Gerakan Islam Kontemporer. KACA (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin, 12(2), 227–244. https://doi.org/10.36781/kaca.v12i2.470

Downloads

Published

2025-12-15

Issue

Section

Articles